Monday, March 24, 2008

Munjungan...................

Hari Rabu aku pulang Go to trenggalek buat Liburan,he..asyik.. Tapi kok hujan aja tiap sore, capek dech, he..he.. Hari minggu q touring ke munjungan, dah lama ga maen ksana soale, awal perjalan seh asyik aja pas nyampek daerah kali peteng sampai paling bawah aku liat tromol belakang kok warnanya berubah kuning, hiks... kepanasen iks... Tapi syukurlah bisa sampai tujuan dan pulang dengan tanpa hambatan. N yang penting bisa menikmati pemandangan alam Trenggalek tercinta....

Wednesday, March 12, 2008

Setelah Lama

Setelah beberapa lama ga liat blog akirnya aku tertarik buat ngisi blog ku he..he.. Terinspirasi dari adekku yang sms "Mas ada tugas dari pak guru untuk buat blog, blog ku isinen kompentar, semakin banyak komentar semakin bagus". Akirnya Aku ngisi komentar tapi cuma satu,"sportif geto loh", la penilaian kok tergantung ama komentar se pak. Tapi yo terserah njenengan se, la sing dadi guru njenengan. He..he..
Dah dolo yow besok sambung maneh, wes sore..............

Saturday, June 16, 2007

SERVER SAMBA

1 Pendahuluan SAMBA

Samba merupakan implementasi dari protokol SMB (Server Message Block) pada sistem UNIX. Protokol ini digu-nakan oleh MS Windows NT untuk File dan Printing Sharing Service.
Dengan mengaktifkan samba pada mesin Linux kita maka kita dapat berbagi file dan printer dengan Windows 95/98 atau Windows NT. Dengan kata lain, dengan menjalankan Samba, maka suatu server Linux dapat tampak seperti suatu Windows NT Server bagi mesin Windows lainnya.
Pada Linux kita dapat me-mounting direktori yang di-share pada Windows juga dapat mengakses secara langsung pada direktori tersebut. Sedangkan pada Windows, kita dapat melihat direktori yang di-share berupa icon yang terdapat dalam Network Neighborhood.

2 Instalasi Samba

Pada RedHat 6.2 paket samba telah diikutsertakan dalam bentuk file-file rpm sebanyak 3 buah, antara lain :
_ samba-common-2.0.6-9.i386.rpm
_ samba-2.0.6-9.i386.rpm
_ samba-client-2.0.6-9.i386.rpm

Install ketiga paket diatas menggunakan perintah rpm :

# rpm -ivh samba-common-2.0.6-9.i386.rpm
# rpm -ivh samba-2.0.6-9.i386.rpm
# rpm -ivh samba-client-2.0.6-9.i386.rpm

File-file yang ter-install yang sering digunakan untuk mengkonfigurasi dan menjalankan samba antara lain :
_ /usr/bin/smbd. Merupakan daemon yang menyediakan File and Printing Sharing Service di sistem UNIX untuk SMB Client seperti Windows 95/98 atau Windows NT. Untuk menjalankan daemon ini :

# /usr/bin/smbd -D
_ /usr/bin/nmbd. Merupakan daemon yang menyediakan penamaan NetBIOS dan kemampuan browsing bagi SMB Client. Untuk menjalankan daemon ini :
# /usr/bin/nmbd -D
_ /usr/bin/smbclient. Untuk mengakses direktori yang di-share di Windows dengan model FTP. Untuk menggunakannya :
# /usr/bin/smbclient
Contoh :
[root@namec samba-2.0.6]# /usr/bin/smbclient //Planet-3/pic added inter-face
ip=192.168.0.1 bcast=192.168.0.255 nmask=255.255.255.0
Got a positive name query response from 192.168.0.13 ( 192.168.0.13 ) Password:
smb: \>
_ /usr/bin/smbmount. Untuk mounting direktori yang di-share di Windows sehingga dapat dibaca layaknya CDROM yang di mount pada /mnt/cdrom. Untuk menggunakannya : # /usr/bin/smbmount Contoh :
[root@namec samba-2.0.6]# /usr/bin/smbmount //Planet-3/ oky /mnt/share Password:
[root@namec samba-2.0.6]# cd /mnt/share
[root@namec share]# ls
_ /usr/bin/smbumount. Untuk unmounting setelah selesai bekerja dengan direktori yang di-mount. Untuk menggunakannya :
# /usr/bin/smbumount.
Contoh :
[root@namec /]# /usr/bin/smbumount /mnt/share
[root@namec /]# cd /mnt/share
[root@namec share]# ls
_ /usr/bin/smbstatus. Melaporkan status koneksi samba. Pada contoh dibawah ini, user anton sedang terhubung dengan Home Directory anton. Contoh :
[root@namec /]# /usr/bin/smbstatus Samba version 2.0.6
Service uid gid pid machine ---------------------------------------------- anton anton 1004 15514 planet-3 (192.168.0.13) Fri Sep 6 10:150
No locked files
Share mode memory usage (bytes): 1048464(99%) free + 56(0%) used + 56(0%) overhead = 1048576(100%) to-tal
_ /usr/bin/smbadduser. Menambahkan user ke file user samba
(/etc/smbusers) dan file password
samba (/etc/smbpasswd). Contoh : [root@namec /]# /usr/bin/smbadduser pelatihan:training
Adding: pelatihan to /etc/smbpasswd Adding: {pelatihan = training} to /etc/smbusers
----------------------------------------------------------ENTER password for pelatihan
New SMB password:
Retype new SMB password:
Password changed for user pelatihan.
/usr/bin/smbpasswd. Merubah password user. Contoh :
[root@namec /etc]# /usr/bin/smbpasswd pelatihan New SMB password:
Retype new SMB password:
Password changed for user pelatihan.
_ /usr/bin/mksmbpasswd.sh. Shell script untuk menambahkan user pada /etc/passwd milik system Linux ke /etc/smbpasswd milik samba. Cara menggunakannya :
# cat /etc/passwd | mksmbpasswd.sh > /etc/smbpasswd _ /usr/doc/samba-2.0.6/. Berisi seluruh dokumentasi samba contoh-contoh konfigurasi samba.
_ /etc/smb.conf. Merupakan file konfigurasi samba.
_ /etc/smbpasswd. Merupakan password file yang akan digunakan samba untuk proses otentikasi.
_ /etc/smbusers. Berisi pemetaan user Linux dengan user Windows yang akan digunakan samba untuk proses otentikasi.
Masih ada lagi file-file yang lain yang diikutsertakan dalam paket samba ini, namun tidak sering digunakan. Anda dapat mempelajarinya sendiri dengan membaca petunjuk manual pada :
# man samba
# info samba
Juga pada direktori /usr/doc/samba-2.0.6.

3 Konfigurasi Samba

Saat daemon-daemon samba dihidupkan, daemon-daemon tersebut akan membaca file /etc/smb.conf untuk men-dapatkan berbagai informasi yang diperlukan untuk menghubungkan jaringan Windows dengan UNIX. Informasi tersebut antara lain, nama workgroup, password file, direktori yang di-share, hak akses. Berikut ini konfigurasi samba
standar pada /etc/smb.conf :
[global]
# workgroup = NT-Domain-Name atau Workgroup-Name workgroup = PLANET
# server string = NT Description atau deskripsi server samba server string = Samba Server
# hanya mengizinkan network 192.168.0 dan network 127 untuk
# mengakses server samba hosts allow = 192.168.0. 127.
# samba menggunakan file log berbeda untuk tiap mesin yang connect
log file = /var/log/samba/log.%m
# besar file log maksimum maksimum max log size = 50
# security level, user level atau share level
# User level mengakibatkan proses otentikasi dilakukan 1 kali
# direktori yang di share diakses berdasarkan priviledge user.
# Share level mengakibatkan proses otentikasi berulang-ulang
# direktori yang di share menentukan sendiri permission-nya security = user
# enkripsikan password bila terkoneksi dengan WIN9x/NT encrypt passwords = yes
# file password yang digunakan untuk proses otentikasi smb passwd file = /etc/smbpasswd
# sinkronisasikan perubahan UNIX password dengan SAMBA password unix password sync = Yes
# bagian ini dibiarkan default socket options = TCP_NODELAY SO_RCVBUF=8192 SO_SNDBUF=8192
# ==== Share Definitions ==== [homes] comment = Home Directories browseable = no writable = yes [doc] comment = Linux Documentation path = /usr/doc public = yes writable = yes printable = no [source] comment = Linux Source path = /home/ftp/pub public = yes [upload] comment = Upload file path = /home/ftp/upload public = no writable = yes browseable = yes readonly = no
Keterangan singkat :
_ Comment : merupakan deskripsi lebih lengkap dari sebuah share
_ Path : menentukan direktori lokal yang di-share
_ Public : bila ’yes’ berlaku seperti anonymous pada FTP

http://www.smktelkom-mlg.sch.id/?a=news&b=tutorial&id=7